IRONI..... KAMBING DI KAMPUNG SENDIRI



   
Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=PjiyldEFRDE



      Entah kenapa ada sesuatu yang mengganjal dipikiran saya mengenai backpacker. Saya tidak sadar bahwa hampir semua tempat yang  kukunjungi atau tujuan lokasi backpackerku adalah daerah diluar kelahiranku. Aku baru tersadar kalau aku sangat jarang bahkan belum pernah mengunjungi tempat-tempat menarik di daerah, kabupaten dan propinsi tempat aku dilahirkan dan dibesarkan.

       Kakiku sudah berjalan menjajaki negeri gajah putih di Thailand, negara melaly di malaisya, dinginnya udara malam di gunung merapi sumatera barat, sexynya turis-turis asing di pantai Kute bali, manisnya gadis-gadis sunda di bandung, mistisnya candi borobudur dll. Tapi kakiku belum sampai di surga 0 kilo meter di sabang, dan beberapa tempat di aceh dan kabupaten karo.

      Mungkin hal ini terjadi karena kita masih dalam pengawasan orang tua. Kedua orang tua saya cukup over protectif mengizinkan saya untuk melangkahkan kaki dengan alasan jalan-jalan. Oleh karena itu bisa jadi karena alasan ini saya malah seperti kambing di daerah sendiri tapi banteng di perantauan (aseek.... medan banget).

      Jujur saja, saya selalu beli tiket dulu baru izin, naik gunung dulu baru izin. Saya tidak mengatakan bahwa izin orang tua itu tidak penting, tapi dengan cara ini izin orang tua lebih muda didapatkan dan orang tua saya juga tidak terlalu mempermasalahkan asal pake uang sendiri.


Apakah temen-temen juga kambing di daerah sendiri? Hehehe

1 comments:

  1. Hahaha :)Keren tulisannya, hanya kalau lebih jeli, ada beberapa bentuk tulisannya yang ngga EYD :)
    Tapi dari segi bentuk opini yang dikemukakan bagus!

    ReplyDelete

 
Advertise
300x250
Here

Ads by Seocips.com

About